Home » 2014 » April

Monthly Archives: April 2014

Contact Us

Sekretariat: Jl. H.R. Boenyamin No 14 A Purwokerto 53122 Telp: (0281) 635292 - 233 Fax: (0281) 631802 Email: upl-mpaunsoed@yahoo.com
April 2014
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Tim Rock Climbing Anggota Muda Arya Prasna UPL MPA UNSOED Gapai Puncak Tebing Lawe Kab. Banjarnegara

rc 1Tim Rock Climbing Anggota Muda Arya Prasna UPL MPA UNSOED mengadakan Try Out di Tebing Lawe selama 6 hari operasional pemanjatan atau 8 hari untuk keseluruhan operasional dari tanggal 12-19 April 2014. Tim yang beranggotakan Dennis (koordinator),Miftah M.,Septian Heri,Azzam Fakhri dan Wisnu Prasetyo serta dua Pendamping yaitu Krisna Andresta (peternakan) dan Zubir munir (pertanian).Tim RC ini telah melakukan Try Out di tebing Lawe Kabupaten Banjarnegara yang tingginya 230 M dengan sistem Artificial Climbing. Untuk mencapai puncak, Tim panjat membutuhkan flying camp selama tiga hari dengan enam pitch.

Hari pertama pemanjatan Tim gagal target yang sempat membuat putus asa seluruh anggota namun kami tidak di didik untuk itu, Tim membuktikan di hari-hari operasional berikutnya.sedikit demi sedikit Tim membayar hutang target,meski sampai di hari ke-lima pemanjatan masih terhut ang,di hari ke enam Tim bisa target Sesuai dengan rencana Operasional.

rc 2

Tebing Lawe yang kebanyakan pengamannya dari hanger karena karakteristik batuannya adalah andesit. Tebing dengan enam pitch ini yang terbilang susah yaitu dari dasar tebing sampai pitch empat terdapat juga overhang sebelum ke pitch dua selebihnya scrambling sampai TOP. Untuk flying camp Tim panjat di Pitch dua,tiga dan empat.

Tim RC sangat bangga bisa menggapai puncak tebing lawe dalam Try Out masa pengembaraan,tentunya hal ini menambah semangat juang dan mental serta psikis Tim sendiri. “Menua itu pasti,namun menjadi muda dan tampil elegan adalah pilihan” ucap koordinator.

UPL MPA UNSOED Tanam 1000 Mangrove

IMG_2888

 

Dalam rangka memperingati hari bumi 2014 UPL MPA UNSOED mengadakan penghijauan berupa penanaman 1000 bibit Mangrove pada tanggal 18-19 April 2014   di Desa Ujungalang Kecamatan Kampung Laut Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini bertemakan “Save Mangrove from Climate Change” yang diketuai oleh Uhtie Ahya Hamidah (FISIP) serta dihadiri oleh 18 Anggota UPL MPA UNSOED dan Kepala Dusun (Bpk Wahyono). Pelepasan dilaksanakan pada Jumat, 18 April 2014 pukul 06.00 WIB.

 

Tujuan perjalan hari pertama menuju ke Pelabuhan Sleko sebelum jam 08.00 karena transportasi yang berada disana cukup terbatas. Bayangkan saja jadwal pemberangkatan compreng tujuan desa Mothean hanya pada pukul 08.00 WIB dan 12.00 WIB dengan tarif Rp 8000,-/orang

. Jika tertinggal, maka mau tidak mau harus menyewa perahu dengan tarif yang tidak murah. Perjalan dari Purwokerto menuju ke Pelabuhan sleko memakan waktu kurang lebih satu setengah jam. Perahu/Compreng adalah transportasi utama yang digunakan oleh masayarakat kampung laut. Perjalanan dari pelabuhan Sleko menuju ke Desa Ujungalang memakan waktu sekitar 100 menit, waktu yang cukup panjang untuk menikmati pemandangan hutan mangrove beserta sedimen-sedimen yang terus mengendap.

10152538_764321703587815_8220205148164616674_n

Penanaman mangrove dilakukan di Desa Ujungalang Dusun Lempongpucung tepatnya di Wisata Mangrove atau biasa disebut “tracking”. Wisata mangrove ini merupakan salah satu wisata selain Gua Masigit Sela yang berada di Kecamatan Kampung Laut Cilacap. Persiapan menanam dilakukan pukul 15.30-17.00 WIB dan dilakukan serah terima bibit (simbolis) dengan Kepala Dusun. Hari pertama penanaman dilakukan sebanyak 400 bibit mangrove dengan jenis Rhizophora Apiculata dan selebihnya dilakukan pada hari ke-2 pagi yaitu Sabtu 19 April 2014.

Adanya degradasi hutan Mangrove yang berada di kawasan Segara Anakan cukup menggugah anggota UPL MPA UNSOED untuk melakukan penyelamatan dengan mengadakan penghijauan berupa penanaman 1000 mangrove.  Kegiatan penanaman 1000 mangrove ini selain dalam rangka untuk memperingati hari bumi juga diharapkan dapat menyelamatkan hutan mangrove yang berada di Kawasan Segara Anakan dari pemanasan global yang berdampak pada perubahan iklim. Save the world for better future, Maju terus pantang menyerah! (Utie)

Melintas Gn. Sindoro ala Anggota Muda Tirta Bramanta UPL MPA UNSOED

10174974_4089810780337_2053195163_nGunung Sindara, biasa disebut Sindoro, atau juga Sundoro (altitudo 3.150 meter di atas permukaan laut) merupakan sebuah gunung volkano aktif yang terletak di Jawa TengahIndonesia, dengan Temanggung sebagai kota terdekat. Gunung Sindara terletak berdampingan dengan Gunung Sumbing.(Wikipedia)

Kegiatan melintas gunung Sindoro 3150 mdpl diKabupaten Temanggung ini dilakukan oleh Anggota Muda Tirta Bramanta UPL MPA UNSOED, berlangsung selama tiga hari dari hari Jum’at (28/3) sampai dengan hari Minggu (30/3). Kegiatan ini merupakan salah satu syarat untuk memasuki masa pengembaraan Anggota Muda UPL MPA UNSOED dengan melalui tahap masa bimbingan berupa materi navigasi darat, manajemen perjalanan, dan PPPK. Kegiataan ini diikuti oleh 10 anggota yang terbagi menjadi 2 tim. Tim ke-1 (Tirta) terdiri dari 5 anggota dengan 2 pendamping, sedangkan tim ke-2 (Bramanta) terdiri dari 5 anggota dan 1 pendamping.

Pembagian jalur melintas antara kedua tim berbeda. Tim pertama melalui jalur pendakian Sikatok dan turun dijalur Kledung, sedangkan tim kedua melalui jalur sebaliknya. Sehingga masing – masing tim dapat bertemu diantara kedua jalur tersebut. Kegiatan diisi dengan pengaplikasian teori yang telah didapatkan antara lain: orientasi medan, penentuan titik koordinat dan ploting jalur pendakian. Manajemen waktu yang dibutuhkan untuk tiap – tiap bagian kegiatan juga diperhitungkan.

Untuk selanjutnya adalah penjelasan tentang masing – masing operasional kegiatan terutama dari tim Tirta Bramanta.

10174974_4089810700335_1692013296_n

Hari pertama,ti

m Tirta Bramanta mengawali keberangakatan dari sekretariat UPL MPA UNSOED pada pukul 13.30. Perjalanan sekitar 4,5 jam dari sekretariat UPL MPA UNSOED menuju basecamp Sikatok. Rute perjalanan: sekretariat UPL MPA UNSOED – Terminal Purwokerto – Plasa Wonosobo – Pertigaan Rejosari – Basecamp Sikatok. Akomodasi menggunakan kendaraan umum dan pick up.

Hari kedua, tim Tirta memulai operasional pendakian dari basecamp Sikatok sekitar pukul 07.00 setelah melakukan aktivitas camp. Deskripsi jalur  yang dilalui pertama kali melewati perkebunan teh yang luas dan landai, dilanjutkan dengan medan berbatu yang curam. Beberapa kali kami mencoba melakukan orientasi medan untuk menentukan titik koordinat,namun cuaca berkabut yang tidak memungkinkan untuk melakukannya. Walaupun demikian, kami bisa sampai puncak sekitar pukul 15.15. Padang Sabana luas menjadi pelipur lelah kami dipuncak. Tujuan hari kedua untuk ngecamp dipuncak gunung Sindoro dibatalkan karena adanya instruksi dari pihak basecamp yang melarang. Sehingga, kami memutuskan untuk melakukan aktivitas camp dipos 4 jalur Kledung.

1912252_1470779863140061_2035608608_n

Hari ketiga, tim Tirta bertemu dengan tim Bramanta saat sedang melakukan aktivitas camp dipos 4 jalur Kledung. Selanjutnya tim Tirta memulai operasional turun pukul 08.00. Menuruni jalur Kledung agaknya lebih landai dari jalur Sikatok, namun lebih jauh jarak yang ditempuh.  Pada akhirnya sampai dibasecamp Kledung sekitar pukul 12.00 yang dilanjutkan dengan kepulangan menuju sekretariat UPL MPA UNSOED.

Diharapkan dengan diadakannya kegiatan melintas gunung Sindoro ini adalah dapat meningkatkan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan rasa solidaritas antar sesama Anggota Muda Tirta Bramanta UPL MPA UNSOED. Maju terus pantang menyerah! (Awal)

 

Tim Gunung Hutan Anggota Muda Arya Prasna Laksanakan TRYOUT II di Gn.Sindoro dan Gn. Sumbing

ap2Tim Gunung Hutan Anggota Muda Arya Prasna laksanakan TryOut II di Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing pada tanggal 26 – 31 Maret 2014. TryOut II ini dilaksanakan guna meninjau sejauh mana kemampuan tim untuk kesiapan di pengembaraan nanti. Tim yang berjumlah 4 orang Reza Kunarto (FH 2012), Aji Kurniawan (FEB 2012), Dwi Novian Arbi (FH 2012), Siti Hamidah Triani (FISIP 2012) disertai 1 pendamping Setyawan (FAPERTA 2010). Tim berangkat dari Sekretariat UPL MPA UNSOED hariRabu, 26 Maret 2014 pukul 17.00 WIB. Lalu, tiba di Wonosobo sekitar pukul 22.00 WIB. Tim melakukan pendakian Gunung Sumbing terlebih dahulu. Pada pagi hari tim sudah disuguhkan pemandangan khas dari kedua Gunung tersebut yaitu Sindoro dan Sumbing. Pendakian ke G

unung Sumbing melalui rute dari Desa Garung, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo pada hari Kamis , tanggal 27 Maret 2014. Pada saat naik tim melalui jalur lama dan turun melalui jalur baru. Pendakian Gunung Sumbing bisa dikategorikan sulit bagi pendaki pemula karena jalurnya yang cukup ekstrem. Tim mencapai puncak Gunung Sumbing pada Jumat 28 Maret 2014pukul 07.00 WIB. Pemandangan pagi itu sungguh menakjubkan karena dari puncak Gunung Sumbing terlihat Gunung Sindoro, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, dan Gunung Slamet yang terlihat kecil.

Setelah turun dari Gunung Sumbing tim lalu pindah ke basecamp Gunung Sindoro di Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Lalu tim istirahat satu hari sebelum memulai pendakian kembali ke Gunung Sindoro. Disini, tim belanja logistik yang kurang di Pasar Reco dekat perbatasan antara Temanggung dan Wonosobo. Di basecamp Gunung Sindoro kami berjumpa dengan banyak pendaki lain yang berasal dari dalam kota maupun luar kota yang akan mendaki Gunung Sindoro untuk menikmati keindahan gunung tersebut.

Setelah istirahat satu hari tim kemudian memulai pendakian ke Gunung Sindoro. Cuaca cukup cerah pagi ituMinggu, 30 Maret 2014 setelah kemarin diguyur hujan hampir satu hari penuh. Perjalanan dimulai melewati perkebunan warga, disekitar jalan itu kami berjalan tidak sendirian karena banyak pendaki yang memulai perjalanan pada saat yang sama. Pendakian Gunung Sindoro lebih mudah dibandingkan Gunung Sumbing karena medannya tidak terlalu terjal. Tim mencapai puncak pukul 15.45 WIB dan ngecamp di puncak Gunung Sindorotepatnya di padang savanya, agak jalan lagi kesebelah kiri dari puncak.

ap

 

Di puncak Gunung tersebut terdapat lapangan yang cukup luas untuk mengadakan peringatan upacara 17 Agustus tiap tahunnya. Tim melintas lalu turun lewat jalur Sikatok, Desa Sikatok, Kabupaten Wonosobo. Pada saat turun, kami disuguhi pemandangan pegunungan Dieng yang indah sekali dan dibawah kami melewati kebun teh yang sejuk. Setelah itu tim kembali pulang ke Sekretariat UPL MPA UNSOED dengan perasaan penuh bahagia dan bangga. “Gunung itu bukan tempat sampah, kalau cuma mau buang sampah tidak usah naik gunung” (Reza Kunarto AM/AP)

.